Wali Kota Tangerang Syahrudin Takziah ke Kediaman Almarhum Raden Mustaya, Budayawan yang Dedikasikan Hidup untuk Seni dan Tradisi

Berita Daerah0 Dilihat

 

 

 

Tangerang ||metroindonesianewstv.comKota Tangerang berduka atas wafatnya Raden Mustaya, sosok budayawan dan seniman yang dikenal luas atas dedikasinya dalam melestarikan seni serta tradisi budaya daerah. Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Wali Kota Tangerang hadir langsung untuk bertakziah ke kediaman almarhum di jalan proklamasi gang mastam kampung Cibodas kecil rt 02 RW 03 kelurahan Cimone kecamatan Karawaci Tangerang dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Minggu (17/05/2026)

 

Kehadiran Wali Kota Tangerang di rumah duka disambut hangat oleh keluarga, kerabat, tokoh masyarakat, serta para pelaku seni budaya yang turut hadir memberikan doa dan penghormatan terakhir kepada almarhum. Suasana haru begitu terasa saat para pelayat mengenang jasa dan perjuangan Raden Mustaya dalam menjaga warisan budaya lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

 

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tangerang menyampaikan rasa duka cita mendalam atas kepergian sosok yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap perkembangan seni dan budaya di Kota Tangerang. Menurutnya, almarhum bukan hanya seorang seniman, tetapi juga tokoh yang menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai budaya daerah.

 

“Beliau adalah sosok yang sangat berjasa dalam menjaga dan melestarikan seni budaya Kota Tangerang. Dedikasi dan pengabdiannya menjadi teladan bagi kita semua. Atas nama Pemerintah Kota Tangerang dan masyarakat, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya,” ujar Wali Kota saat berada di rumah duka.

 

Raden Mustaya dikenal aktif dalam berbagai kegiatan kebudayaan, mulai dari pembinaan seni tradisional, pelestarian adat daerah, hingga keterlibatannya dalam berbagai festival budaya di Kota Tangerang. Selama hidupnya, ia terus mendorong generasi muda untuk tidak melupakan akar budaya dan tetap bangga terhadap tradisi lokal.

 

Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi para seniman dan budayawan Kota Tangerang. Banyak pihak menilai sosok Raden Mustaya sebagai figur sederhana, rendah hati, dan penuh semangat dalam memperjuangkan kelestarian budaya daerah.

 

Sejumlah tokoh masyarakat yang hadir juga mengenang almarhum sebagai pribadi yang mudah bergaul dan selalu terbuka dalam membimbing para pelaku seni muda. Tidak sedikit murid dan rekan sesama budayawan yang merasa kehilangan atas wafatnya sosok yang selama ini menjadi panutan dalam dunia seni dan budaya.

 

Takziah tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk almarhum Raden Mustaya agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Kehadiran Wali Kota Tangerang di rumah duka menjadi bentuk penghormatan sekaligus apresiasi atas jasa besar almarhum dalam menjaga identitas budaya Kota Tangerang agar tetap lestari dan dikenal masyarakat luas.(*)

Neni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *