Kab.Tangerang||metroindonesinewstv.com Media Visual MetroIndonesiaNewsTV terlebih dahulu melakukan liputan langsung dan wawancara di Pondok Pesantren Daar El-Huda yang berdekatan dengan area pasar curug di wilayah kelurahan Sukabakti terkait giat pembersihan didalam Kali dan gorong-gorong.jumat(24/4/26)
Pada hari kedua (2), kami melihat langsung kondisi kali dan gorong-gorong yang sudah di penuhi tumpukan sampah serta Ilalang liar yang lumayan lebat, dengan kondisi tersebut, Kami dapat simpulkan sudah lama adanya pembiaran oleh pihak UPT 5 Curug yang seharusnya bertanggung jawab penuh dalam pengendalian sampah di wilayah kecamatan curug

Menjadi Pertanyaan besar awak media adalah, Dimana tanggung jawab Dinas DLHK dan Kepala UPT.5 Curug serta jajaran aparat pemerintahan seperti Kelurahan dan Kecamatan? Kami mendapatkan informasi bahwa aliran air dari kali dan gorong-gorong di sepanjang belakang pasar curug di lewati/melewati kelurahan Sukabakti, Curug Kulon dan Desa Curug Wetan
Dalam sesi wawancara, kami mengutip poin penting dari Statement Kepala Humas Pondok Pesantren Daar El-Huda, yang Mengatakan”

‘Kami sudah beberapa kali sambangi kantor UPT.5 Curug hingga pernah juga meminta bantuan dari Bupati pada saat kampanye pilkada terkait banyaknya tumpukan sampah didalam kali dan gorong-gorong supaya Dinas DLHK dan UPT.5 Curug dapat lebih serius membantu penanganan rutin demi kepentingan masyarakat (Publik)
‘Tapi kenyataan nya hingga saat ini tidak kunjung ada keseriusan UPT.5 Curug, tapi malah tim kebersihan Bos Dom yang melakukan pembersihannya hingga 2 (Dua) hari berturut turut’
Awak media,sangat setuju dengan poin statement dari Kepala Humas pondok pesantren karena kami melihat langsung tim kebersihan Bos Dom bekerja berjam-jam tanpa lelah yang menjadi pembuktian bahwa kepedulian kebersihan seorang Bos Dom terhadap lingkungan sungguh luar biasa sekali ditambah beliau mau mengeluarkan bantuan Materi mulai dari pembayaran tim tenaga kebersihan selama 2 (dua) hari hingga biaya sewa armada dump truk dari UPT 5 Curug
Dengan adanya temuan ini, Kami Mendesak Kepala Dinas Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang untuk lebih serius dan sering turun kelapangan agar dapat melihat langsung kinerja dari Kepala UPT.5 Curug yang dapat kami Duga lebih mengutamakan kepentingan komersial daripada kepentingan Sosial (publik) di wilayah kecamatan curug
Begitu juga awak media kami menyoroti adanya tumpukan sampah di dalam gorong-gorong sekitaran pasar curug, Kami juga mendesak jajaran Direksi Perumda untuk menginstruksikan kepala pasar curug agar bisa lebih berkolaborasi dengan kepala swakelola Bos Dom demi kepentingan publik
Seharusnya Semua pejabat publik yang ada di kabupaten tangerang jemput bola dan gerak cepat dala pelayanan publik Jangan hanya memikirkan komersial menunggu laporan dari anak buah yang dapat di pastikan laporan nya pasti berbeda dengan kondisi di lapangan
Setelah kami melakukan liputan di 2 (Dua) lokasi, Kami awak media baru melihat dengan jelas terjadi nya permasalahan banjir pada musim penghujan di wilayah kecamatan curug dikarenakan adanya pembiaran penumpukan sampah di dalam kali dan gorong-gorong membuat aliran air tidak lancar alias mampet
Dengan timbulnya kasus penumpukan sampah didalam kali dan gorong-gorong, Kami awak media menghimbau Bapak Bupati Tangerang untuk lebih tegas lagi memberikan instruksi kepada jajaran nya di bawah untuk segera menuntaskan permasalahan yang ada di depan mata
Bagian dari poksi kami awak media sebagai kontrol sosial dan kontrol publik akan terus melakukan pemantauan terhadap kinerja para pejabat publik baik dari Kadis DLHK, Kepala UPT 5 Curug, Camat, Lurah dan Kepala Desa (Kades) yang ada di wilayah kecamatan curug tangerang
Direksi/Alberto.M.SE,S.Kom
