Sungguh Tragis Keberadaan Satu (1) Unit Armada Alat Berat (Loader) Serta Keberadaan 39 Unit Armada Dump Truk Pengangkut Sampah 

Berita Daerah0 Dilihat

 

 

Kab.Tangerang||metroindonesianewstv.comHasil investigasi awak media ke kantor UPT Bengkel yang berlokasi di legok mendapatkan satu (1) unit armada alat berat (loader) yang dipergunakan untuk pengangkutan sampah kedalam dump truk masih misterius mau di kemana kan?

 

 

Begitu juga awak media telah mencoba sambangi hingga lima-enam kali ingin dapat bertemu dengan kepala UPT 5 curug untuk bisa mendapatkan klarifikasi terkait keberadaan 39 unit armada dump truk yang di pergunakan untuk kepentingan publik (Sosial)Senin(11/5/26)

 

Yang menjadi pertanyaan besar, kenapa kedua (2) kepala UPT menghindari awak media untuk memberikan klarifikasi/ konfirmasi keberadaan serta fungsi dari 39 unit armada dump truk milik pemerintah daerah yang di kelola oleh UPT 5 curug dan juga terkait satu (1) unit alat berat (loader) yang hingga berita ini kami tayangkan sama sekali awak media belum mendapatkan kejelasannya

 

Kepala UPT bengkel dan Kepala UPT 5 curug seharusnya memberikan klarifikasi kepada awak media yang sejelas jelasnya bukan malah menghindar dari pertanyaan awak media yang sedang melakukan tugas (Poksi) sebagai kontrol sosial dan kontrol publik untuk informasi kepada masyarakat

 

Karena tak kunjung bertemu dengan kedua (2) kepala UPT, Akhirnya awak media mencari klarifikasi dari mitra kerja tetap media kami Bos Dom selaku kepala Swakelola pasar curug yang sudah menjalani lebih dari dua belas (12) tahun

 

Dalam pertemuan awak media dengan Bos Dom, secara blak-blakan berani membuka seperti apa yang pernah dialami terkait kedua (2) kepala UPT dan inilah beberapa kutipan pernyataan yang kami dapatkan pada saat pertemuan,

 

‘Saya beberapa waktu yang lalu meminta bantuan kepada kepala pasar curug terkait untuk mempertanyakan keberadaan satu unit alat berat (loader) yang dimana berada di UPT bengkel tapi sampai saat ini Saya tidak juga mendapatkan penjelasannya dari kepala pasar curug

 

Sebagai informasi, sekitar tiga (3) tahun yang lalu, Saya pernah mengajukan permintaan bantuan (Request) kepada Dinas Kebersihan DLHK dan juga kepada Anggota Dewan Provinsi tapi tidak kunjung ada informasi nya dan saya baru mendapatkan informasi bahwa alat berat (loader) baru sudah turun di UPT bengkel tapi hingga saat ini Saya tidak mendapatkan informasi dari kepala UPT bengkel yang kantor nya berlokasi di kecamatan legok tangerang

 

Begitu juga saya pernah coba meminta bantuan untuk penambahan armada satu (1) unit dump truk sampah kepada kepala UPT 5 curug tapi selama 2-3 hari tidak kunjung datang juga bantuannya padahal setiap saya pakai armada dump truk selalu berbayar setiap pengangkutan sampah dari TPS ke TPA

 

Sebagai mitra kerja tetap, Tim Media MetroIndonesiaNewsTV.Com sebagai mitra kerja turut membantu menyambangi kantor UPT 5 curug sampai lima kali untuk bisa bertemu dengan kepala UPT 5 curug begitu juga sudah dua kali menyambangi kantor UPT bengkel tapi tetap tidak bertemu juga dengan alasan klasik “Rapat di luar”

 

Kepala Swakelola Bos Dom juga mengungkap pengadaan Spareparts alat berat (loader) yang mengatakan ‘Saya sudah bertahun-tahun tidak pernah lagi memakai Nota Dinas (Gratisan) karena yang saya terima adalah spareparts imitasi alias abal-abal karena baru beberapa hari di pakai kembali rusak di kasus yang sama

 

Belajar dari kasus tersebut, Saya stop meminta bantuan pengadaan Spareparts dari UPT bengkel tangerang karena bukannya memberikan solusi tapi malah membuat masalah baru di pasar curug

 

‘Begitu juga Saya pernah coba memakai jasa teknisi dari UPT bengkel tapi hasil dari pengerjaan nya sangat lama sekali bisa memakan waktu hingga 1-3 hari baru beres yang dimana membuat sampah di bak sampah pasar curug semakin menumpuk hingga sempat memakan bahu jalan

 

‘Walaupun saya harus menggelontorkan dana besar tidak menjadi masalah yang penting kinerja anggota saya di lapangan tidak terganggu dan bisa secepatnya mengatasi kebersihan daripada saya di complain terus menerus oleh para pedagang akibat menumpuknya sampah berhari-hari hingga memakan bahu jalan dan membuat bau yang tidak sedap di pasar curug tangerang

 

Kami menemukan bukti di lapangan yang dimana salah satu armada dump truk milik UPT 5 curug sedang mengangkut limbah dipastikan untuk tujuan komersil menguntungkan bukan sampah publik seperti salah satu foto yang ada didalam postingan pemberitaan media kami ini

 

Seharusnya Kepala Dinas Kebersihan DLHK,Jajaran Direksi Perumda dan Bupati Tangerang yang pernah menjabat Sekda beberapa periode memberikan Support dan apresiasi atas kinerja dari Kepala Swakelola pasar curug Bos Dom yang sudah bertahun-tahun tidak pernah memakai uang negara melalui nota dinas serta berhasil mengatasi sampah di area pasar curug kabupaten tangerang

 

Awak media sangat prihatin atas kinerja dari kepala dinas kebersihan DLHK beserta jajarannya yaitu Kepala UPT 5 curug dan kepala UPT bengkel yang tidak serius merespon keluhan mitra kerja nya dalam hal penanggulangan sampah baik untuk pengadaan armada baru alat berat (loader) maupun armada dump truk untuk pengangkutan sampah dari TPS pasar curug ke TPA yang dimana harus dilakukan peneguran terlebih dahulu oleh mitra kerja baru melaksanakan tupoksi nya

 

 

 

 

Direksi // Alberto.M.SE, S.Kom

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *